Banjir Masalah Klasik Tak Kunjung Tuntas, GERRAM Meminta Walikota Ganti Kepala Dinas PUPR Palembang

0
729

Tajam.co.id, Palembang – Banjir merendam sejumlah permukiman di kawasan Palembang, ini terjadi setelah hujan deras turun semalaman akibat tersumbatnya saluran air oleh sampah. Bahkan menjelang sahur air mulai masuk ke rumah warga, sebagian jalan utama di kota metropolis terpantau terendam

Hujan turun dengan intensitas sedang dan deras di beberapa kawasan, baik di seberang ilir maupun ulu yang mengakibatkan kota Palembang kembali di landa banjir. Hal ini terjadi akibat kurang siaga nya Dinas PU kota Palembang dalam mencegah terjadinya banjir di beberapa wilayah yang merupakan langganan banjir.

Diketahui beberapa banjir ada di beberapa titik lokasi. Diantaranya banjir terjadi di Jalan Onglen, Jalan Rambang, Kampus UKB di Pangkal 7 Ulu, Simpang V DPRD Provinsi, Simpang Polda, sekitar UIN Raden Fatah, RSMH, Jalan Kol H Burlian.

Banjir juga terjadi di depan RM Sederhana, Jalan Basuki Rahmat, Simpang M Isa, simpang Yayasan IBA, Simpang Ade Irma-Kapten A Rivai, Simpang Piere Tendean Kapten A Rivai, Jalan Demang Lebar Daun, MP Mangkunegara, RA Rozak, Dempo dan kawasan lainnya.

Menyoroti hal tersebut, Ketua GERRAM Bung Enho menilai Keluhan banjir sepertinya sudah jadi langganan, harusnya ada upaya penanganan secepatnya dari Dinas terkait. Penyebab banjir sebagian besar terjadi lantaran kelalaian yang disebabkan penimbunan atau pembangunan tanpa membuat tempat penampungan air yang memadai, sehingga berkurangnya daerah resapan.

Pemicu lainnya berkurangnya ruang air seperti saluran diperkecil bahkan ditutup, sampah dibuang sembarangan, dan ruang air yang dibongkar. Bangunan/rumah/tempat usaha tidak menyediakan ruang untuk air atau saluran air yang cukup dan sebagainya.

“Banjir ini pasti ada penyebabnya, bukan hanya karena bencana alam semata tetapi karena ada kelalaian dari pemangku kebijakan yang tidak bisa mengantisipasi hal tersebut terjadi, makanya Walikota Palembang harus mencopot Kepala Dinas PUPR,” Tegas Bung Enho, Minggu (09/03).

Menurutnya, Diperlukan orang orang yang mempunyai ide kreatif untuk mengatasi banjir tersebut. Karena sangat disayangkan anggaran yang setiap tahun milyaran rupiah dikucurkan, tidak jelas hasilnya.

“Walikota dan Wakil Walikota Palembang punya visi misi yang bagus untuk 5 tahun kedepan, namun apabila Dinas PUPR masih dikomandoi oleh Kepala Dinas yang lama maka Palembang masih akan tetap banjir. Kami mendesak Walikota Palembang untuk mengevaluasi Kepala Dinas PUPR beserta jajaran yang kerjanya cuma ABS (Asal Bapak Senang),” tutup Bung Enho. (Rudi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini