Pemilihan Duta Baca UIN Raden Fatah 2025 Jadi Ajang Sosialisasi Penguatan Ruang Baca di Kampus

0
82

Sumsel.Tajam.co.id, Palembang – Pada era digital yang kian mendominasi ruang baca, UIN Raden Fatah Palembang menunjukkan komitmennya terhadap penguatan budaya literasi. Melalui UPT Perpustakaan, kampus ini kembali menggelar Pemilihan Duta Baca 2025, sebuah ajang tahunan yang tak hanya sekadar pemilihan simbolik, tetapi menjadi ruang nyata bagi para mahasiswa untuk mengambil peran sebagai duta literasi. Acara tersebut berlangsung di lantai empat gedung perpustakaan Kampus B (12/6/2025), dengan tema yang sarat makna: “The Cycle of Sarasvati.”

Hadir dalam kegiatan ini para tokoh penting kampus, seperti Wakil Rektor III Dr. Syaiful Jamil, M.Ag., dan Kepala UPT Perpustakaan Dr. Hj. Nyimas Umi Kalsum, S.Ag., M.Hum. Tak ketinggalan pula sejumlah akademisi, sponsor, dan mitra media yang selama ini turut mendukung geliat literasi di lingkungan universitas.

Suasana kegiatan tak hanya diisi dengan proses pemilihan, tetapi juga diperkaya oleh Festival Literasi. Salah satu bagian paling menarik adalah lomba video kreatif, di mana karya para peserta ditayangkan sebelum acara puncak dimulai. Karya-karya tersebut mendapatkan apresiasi dari dewan juri, termasuk Igbal, salah satu penilai lomba. Ia menyoroti pentingnya tahap pra-produksi, seperti pematangan ide dan konsep sebelum video dibuat. “Kreativitas peserta sudah terlihat, hanya perlu diasah dan dikembangkan lebih lanjut,” ujarnya penuh semangat.

Dalam pidatonya, Dr. Syaiful Jamil menekankan bahwa keberadaan Duta Baca bukanlah sekadar gelar semata. Mereka diharapkan menjadi penggerak yang mengajak mahasiswa dan sivitas kampus untuk kembali menjadikan perpustakaan sebagai jantung ilmu pengetahuan. “Membaca bukan sekadar memahami huruf, tetapi juga menyelami makna. Literasi adalah keterampilan yang harus terus diasah,” tutur beliau.

Rifky, selaku ketua pelaksana, menambahkan bahwa kegiatan tahun ini dirancang untuk memberikan warna baru. Ia berharap agar Duta Baca yang terpilih nantinya mampu membawa angin segar dalam program-program literasi yang telah ada, serta mendorong inovasi yang lebih luas dan berdampak.

Melalui ajang ini, UIN Raden Fatah tak hanya mencari sosok inspiratif, tapi juga menanamkan semangat bahwa membaca dan menulis tetap relevan, bahkan sangat penting, di tengah arus zaman yang terus berubah. (Naldo)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini