Inflasi Palembang Capai 4,37 Persen, Ratu Dewa Perkuat Strategi 4K Kendalikan Harga

0
6

Sumsel.Tajam.co.id, Palembang – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Kota Palembang pada Februari 2026 mengalami kenaikan dengan angka year-on-year (yoy) mencapai 4,37 persen. Secara bulanan (mtm), inflasi tercatat 0,58 persen, sementara inflasi tahun kalender (ytd) sebesar 0,63 persen, dipicu oleh kenaikan harga emas perhiasan dan sejumlah komoditas pangan menjelang Ramadan.

Kepala BPS Kota Palembang Edi Subeno menjelaskan, kenaikan inflasi didominasi oleh harga emas perhiasan yang memberikan andil terbesar, disusul komoditas pangan seperti cabai merah, daging ayam ras, telur ayam ras, tomat, dan ikan dencis. “Harga emas perhiasan naik signifikan mengikuti tren global dan menjadi penyumbang terbesar inflasi bulan ini,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Palembang Ratu Dewa menegaskan komitmen pemerintah dalam mengendalikan inflasi melalui strategi 4K, yakni ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif. Ia menyebut tekanan harga dipengaruhi oleh cuaca ekstrem yang mengganggu pasokan serta meningkatnya permintaan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional.

“Menipisnya pasokan akibat cuaca ekstrem menurunkan hasil panen. Ditambah peningkatan permintaan menjelang Ramadan, harga cabai dan daging ayam ikut terdorong naik,” ujar Ratu Dewa.

Pemkot Palembang pun akan menggelar pasar murah, memperkuat kerja sama antar daerah, serta meningkatkan cadangan pangan strategis guna menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat. (Adv)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini