Sumsel.Tajam.co.id, Palembang – Pemerintah Kota Palembang terus mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu bersaing di pasar nasional melalui inovasi Daftar Katalog Layanan Mobile (DAKLAMO). Program yang digagas Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kota Palembang ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan jumlah pelaku usaha yang terdaftar di Katalog INAPROC.
Pelaksanaan program dipimpin Sekretaris Daerah Kota Palembang H. Aprizal Hasyim bersama Kepala UKPBJ Aris Satria Bandarnata, SSTP, M.Si, dengan melibatkan lintas OPD seperti Dinas Perdagangan, Dinas UMKM, Dinas Perindustrian, Bappeda Litbang, hingga Dinas Kominfo. DAKLAMO hadir menjawab rendahnya partisipasi pelaku usaha lokal, di mana dari lebih 38 ribu pelaku usaha, baru sekitar 1.200 atau 3,15 persen yang terdaftar di katalog nasional.
Kepala UKPBJ Kota Palembang, Aris Satria Bandarnata, menyebut kendala utama pelaku usaha adalah keterbatasan literasi digital.
“Mereka bisa membuat produk bagus, tapi bingung cara mengunggah ke katalog. DAKLAMO hadir untuk menjembatani itu,” ujarnya.
Melalui program ini, pelaku usaha mendapatkan pendampingan mulai dari pembuatan akun, pengunggahan produk, hingga optimalisasi tampilan di platform katalog.
Selain sosialisasi yang telah digelar sepanjang 2025, tim DAKLAMO juga melakukan kunjungan langsung, pelatihan rutin, serta evaluasi berkala guna memastikan efektivitas program. Inisiatif ini sekaligus menjadi implementasi Peraturan LKPP Nomor 4 Tahun 2021 tentang pembinaan pelaku usaha, dengan harapan mampu memperkuat daya saing produk lokal Palembang dan memperluas akses pasar ke tingkat nasional. (Adv)









